Persuasi adalah

Persuasi adalah kemampuan untuk meyakinkan seseorang tentang sudut pandang tertentu.

Persuasion berasal dari bahasa Latin persuadere, yang berarti meyakinkan atau menasihati.

Persuasi sebagai teknik mulai disebarkan oleh orang Yunani sebagai bagian penting dari retorika. Dalam pengertian ini, retorika yang baik menggunakan persuasi untuk mempengaruhi penerima argumennya.

Persuasi dalam psikologi

Dalam psikologi, persuasi adalah keterampilan mempengaruhi sosial yang diperlukan untuk pembentukan dan rasa memiliki dalam kelompok. Ada berbagai tingkat persuasi, mulai dari nasehat, presentasi argumen, hingga manipulasi dan pemerasan.

Saat ini, persuasi sebagian besar terkait dengan penjualan, pemasaran, dan periklanan. Teknik persuasi diarahkan pada konsumen sedemikian rupa sehingga ia dipengaruhi untuk mengkonsumsi lebih banyak produk tertentu.

Teknik persuasi

Teknik persuasi dalam bidang bisnis mulai disebarluaskan secara sistematis setelah psikolog Amerika Robert Cialdini (1945) menerbitkan bukunya Influence: the psychology of persuasion pada tahun 1984.

Dalam karyanya, Cialdini mengidentifikasi enam prinsip persuasi yang ditemukan dalam semua teknik perubahan persepsi yang digunakan terutama di bidang bisnis, yaitu:

  • Timbal balik: menciptakan keuntungan bagi konsumen untuk lebih menyukai produk tertentu.
  • Scarcity: meyakinkan konsumen bahwa produk tersebut langka atau kesempatan untuk memperolehnya akan segera berakhir.
  • Otoritas: gunakan profesional atau statistik untuk menunjukkan keunggulan produk.
  • Komitmen dan koherensi: menggunakan empati yang tak terbantahkan bagi konsumen untuk mematuhi suatu tujuan.
  • Bukti dan konsensus sosial: mempengaruhi konsumen dengan argumen bahwa itu adalah selera “mayoritas”.
  • Simpati: membujuk melalui pesona pribadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *