Jerawat adalah dan penyebabnya

Jerawat atau acne adalah kondisi kulit yang biasanya mempengaruhi remaja atau dewasa tetapi dapat mempengaruhi seseorang pada usia berapa pun. Ini menyebabkan bintik-bintik dan mendidih di kulit wajah, dahi, leher, punggung dan dada.

Bintik-bintik dapat berkisar dari komedo yang ringan dan tidak menyakitkan hingga bisul parah atau pustula yang meradang dan dipenuhi dengan rasa sakit yang hebat.

Mengapa jerawat terjadi?

Jerawat kemungkinan besar disebabkan oleh perubahan kadar hormon selama masa pubertas. Ini adalah alasan mengapa itu mempengaruhi remaja lebih dari kelompok umur lainnya.

Mereka yang memiliki kulit berminyak lebih rentan terkena jerawat. Kelenjar di kulit saat pubertas melepaskan zat berminyak yang dikenal sebagai sebum. Sebum ini tebal dan dapat menyumbat pori-pori kecil di kulit tempat rambut tumbuh. Ini disebut folikel rambut.

Ini mengarah pada pembentukan komedo dan whiteheads. Folikel rambut ini ketika tersumbat dapat terinfeksi oleh bakteri untuk menyebabkan jerawat.

Siapa yang terpengaruh?

Jerawat bersifat turun temurun dan terlihat berjalan dalam keluarga. Perubahan hormon selama masa pubertas dan selama siklus menstruasi atau kehamilan dapat meningkatkan risiko terkena jerawat.

Diet atau aktivitas seksual tidak berhubungan dengan jerawat. Jerawat sangat umum pada remaja dan dewasa muda dan hampir 80% orang berusia antara 1 hingga 30 tahun mungkin mengalami jerawat.

Di antara anak perempuan itu paling sering terlihat antara usia 14 dan 17 dan di antara anak laki-laki itu paling sering terlihat antara usia 16 dan 19 tahun.

Gejala dapat datang dan pergi tetapi tampaknya membaik dengan bertambahnya usia. Hanya sekitar 5% wanita dan 1% pria memiliki jerawat di atas usia 25 tahun.

Diagnosis dan perawatan

Menjaga kulit bersih dan bebas minyak adalah langkah paling penting dalam pencegahan dan perawatan jerawat. Daerah yang terkena serta daerah yang rentan terhadap jerawat perlu dicuci dua kali sehari dengan sabun atau pembersih ringan. Kulit sebaiknya tidak digosok. Ini dapat mengiritasi lapisan atas kulit yang lebih tipis yang menyebabkan peradangan.

Ada beberapa krim, lotion dan salep yang bisa digunakan untuk jerawat. Ini bukan kondisi yang dapat disembuhkan dan setelah gejalanya hilang, mereka cenderung kembali. Jerawat yang memengaruhi dada dan punggung mungkin perlu diobati dengan antibiotik dan diresepkan krim yang lebih kuat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *